Berita dan Kegiatan

Seminar Penugasan Khusus Ekspor Dalam Rangka Ketahanan Usaha

May 31, 2016 - Source : CSC

Semarang, 31 Mei 2016 – Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.08/2015, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) / Indonesia Eximbank  mendapatkan Penugasan Khusus untuk menyediakan pembiayaan, penjaminan, atau asuransi bagi transaksi atau proyek yang dianggap perlu oleh Pemerintah, namun secara komersial tidak dapat dilaksanakan. Dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perekonomian makro, Kementerian Keuangan menetapkan Program Ekspor yang mendapat fasilitas Penugasan Khusus melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) setelah usulan program ekspor dari Kementerian/Lembaga  tersebut dibahas oleh Komite Penugasan Khusus Ekspor yang anggotanya terdiri dari berbagai Kementerian/Lembaga.

Menyikapi perlambatan ekonomi global yang terjadi sepanjang tahun 2015, Kementerian Keuangan menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 1231/KMK.08/2016 jo. KMK Nomor 167/KMK.08/2016 tentang Penugasan Khusus kepada LPEI untuk mendukung Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah Tahun 2015. Penugasan ini bertujuan meningkatkan ketahanan usaha dan kesempatan kerja bagi para pelaku usaha ekspor yang terkena dampak pelemahan ekonomi, antara lain komoditas produk olahan ikan, alas kaki, furnitur, olahan kayu, serta tekstil dan produk tekstil.

Berdasarkan KMK ini, Badan Usaha maupun perorangan yang berorientasi ekspor dengan omset per tahun-nya paling banyak Rp500 miliar, memiliki tenaga kerja paling sedikit 50 (lima puluh) orang, serta mengalami penurunan nilai dan/atau volume ekspor selama setahun terakhir dapat mengajukan aplikasi kepada Indonesia Eximbank untuk mendapatkan pembiayaan, penjaminan, atau asuransi dengan suku bunga murah. Dengan dukungan pada modal kerja yang kompetitif, diharapkan pelaku usaha dapat bertahan tanpa harus melakukan pengurangan tenaga kerja.

Selain itu, dalam rangka menggali potensi ekspor nasional dari UMKM, Indonesia Eximbank mengeluarkan program Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE). Program ini merupakan fasilitas pembiayaan untuk para pelaku usaha dengan skala mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor dalam memperoleh akses pembiayaan dengan suku bunga yang relatif lebih murah dibandingkan skim komersial, serta tanpa adanya subsidi.

Fasilitas yang disediakan oleh Indonesia Eximbank berupa Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) dan Kredit Investasi Ekspor (KIE). Jangka waktu fasilitas untuk KMKE maksimal 3 tahun dan KIE maksimal 5 tahun. Tingkat suku bunga yang dinikmati oleh pelaku UMKM beriorientasi ekspor adalah sebesar 9,00% efektif per tahun.

Program ini diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan volume ekspor nasional, memberikan daya saing produk ekspor yang berbasis kerakyatan dan meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk ekspor.