Berita dan Kegiatan

Pemerintah Fasilitasi UKM Ekspor

January 27, 2017 - Source : KOMPAS

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah akan memberikan kemudahan bagi industri dan usaha kecil menengah yang berorientasi ekspor. Pemerintah akan mempermudah mereka mendapatkan bahan baku impor dan menyediakan agregator bagi mereka.

Hal itu mengemuka dalam Forum Dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Jakarta, Kamis (8/10). Kegiatan tersebut antara lain dihadiri Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Haris Munandar.

Haris Munandar mengemukakan, Kemenperin dan Kemendag terus menggodok paket Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Salah satunya ditujukan kepada IKM dan UKM nasional yang berorientasi dan berpotensi ekspor.

Para pelaku IKM dan UKM ekspor itu kerap mendapatkan bahan baku impor dalam jumlah besar untuk produk-produk ekspor mereka. Hal itu terjadi karena modal mereka terbatas.

"Pemerintah akan menyediakan bahan baku itu di Pusat Logistik Berikat (PLB). Pelaku IKM dan UKM yang membutuhkan bisa membelinya secara ritel sehingga tidak perlu mengimpor," ujarnya.

Selain itu, lanjut Haris, pelaku IKM dan UKM juga bisa mendapatkan kemudahan pembiayaan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Di sisi lain, Kemendag akan berupaya mencarikan pasar dan mempromosikan produk-produk IKM dan UKM.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengemukakan, IKM dan UKM menjadi penopang penting ekonomi setiap negara. Kendala yang dialami sektor tersebut di setiap negara relatif sama, yaitu menjaga konsistensi volume dan kualitas produk ekspor.

Di tempat terpisah, Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo menyampaikan, program KUR harus mampu menjangkau semua pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah mendorong adanya relaksasi terhadap ketentuan-ketentuan program yang dinilai menjadi hambatan penyaluran KUR. (MED/HEN)

Baca : Sinergi Indonesia Eximbank (LPEI) dengan KEIN dan KADIN untuk Meningkatkan Ekspor Kawasan Timur Indonesia