Kajian Ekspor

Kamis, 9 Februari 2012

Bisnis.com, 7 Februari 2012. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia meraih fasilitas kredit ekspor sebesar US$100 juta dari Japan Bank For International Cooperation dan dua bank komersial. Fasilitas kredit ekspor ini ditandatangani oleh para pihak di kantor pusat Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau yang dikenal sebagai Indonesia Eximbank, hari ini Selasa 7 Februari 2012.

Jumat, 9 Desember 2011

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau dikenal dengan Indonesia Eximbank mencatat tonggak sejarah baru dalam pemberian kredit melalui fasilitas buyer’s credit. Oktober 2011 untuk pertama kalinya Indonesia Eximbank memberikan kredit kepada badan hukum asing (non resident). Selama ini LPEI hanya memberikan kredit kepada eksportir Indonesia saja. Kali ini pinjaman diberikan kepada importir produk Indonesia di luar negeri, yakni Mercury Paper Inc.

Rabu, 26 Oktober 2011

Kompas, 21 Oktober 2011. Kabinet Indonesia Bersatu II jilid dua telah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jumlahnya tetap 34 menteri. Hanya wakil menteri yang bertambah dari 10 orang menjadi 19 orang. Saat pengumuman kabinet baru, Presiden Yudhoyono menyatakan, penataan kabinet untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pemerintah. Presiden juga ingin menyukseskan target tiga tahun mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Senin, 8 Agustus 2011

Bisnis.com 1 Agustus 2011. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank menyalurkan pembiayaan modal kerja sebesar US$5,4 juta kepada PT Citra Panji Manunggal (CPM) untuk membiayai proyek pembangunan pipa gas di Malaysia.

Senin, 8 Agustus 2011

Okezone.com, 28 Juli 2011. Indonesia Eximbank mengucurkan  investasi dan modal kerja kepada PT Indoferro sebesar USD65 juta. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh CEO Indonesia Eximbank I Made Gde Erata dengan Presiden Direktur PT Indoferro Radius Suhendra di kawasan pabrik Indoferro di Cilegon, Banten, Jawa Barat, hari ini.