Sistem Pelaporan Pelanggaran

Salah satu aspek penting dalam meningkatkan prinsip Tata Kelola Lembaga adalah dengan meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian kecurangan (fraud)

Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
Salah satu aspek penting dalam meningkatkan prinsip Tata Kelola Lembaga adalah dengan meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian kecurangan (fraud). Untuk mewujudkan kondisi tersebut, telah diberlakukan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing system).

Jenis-jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Melanggar peraturan perundang-undangan, misalnya pemalsuan tanda tangan, korupsi, penggelapan, mark-up, penggunaan narkoba, perusakan barang;
  2. Melanggar Kode Etik, misalnya benturan kepentingan, pelecehan, terlibat dalam kegiatan masyarakat yang dilarang;
  3. Melakukan tindakan kecurangan (fraud) dalam kegiatan usaha Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi, dan Jasa Konsultasi termasuk kegiatan penyediaan sumber dana bagi Lembaga, kegiatan penempatan dana, kegiatan pengadaan barang dan jasa serta kegiatan operasional lainnya yang dapat menimbulkan kerugian finansial maupun non finansial bagi Lembaga;
  4. Melanggar prinsip akuntansi yang berlaku umum serta kebijakan dan prosedur operasional Lembaga;
  5. Melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan kerja Lembaga.

Cara Penyampaian Laporan Pelanggaran
Sarana Pelaporan Pelanggaran untuk menampung pengaduan dalam sistem Pelaporan Pelanggaran, yaitu:

  1. Surat, melalui Kotak Pos khusus dengan sarana PO BOX;
  2. E-mail dengan alamat khusus;
  3. Sistem elektronik lainnya.

Perlindungan Bagi Pelapor (Whistleblower)
Perlindungan bagi Pelapor Pelanggaran diberikan dalam bentuk:

  1. Penyediaan sarana Pelaporan Pelanggaran yang independen, bebas, dan rahasia;
  2. Pemberian perlindungan kerahasiaan identitas pelapor;
  3. Pemberian perlindungan atas tindak balasan dari Terlapor.

Penanganan Pengaduan
Laporan yang diterima akan diteruskan kepada pelaksana Verifikator dengan supervisi langsung oleh kepala unit kerja Kepatuhan dan akan ditindaklanjuti oleh unit kerja yang bersangkutan.

Pihak yang Mengelola Pengaduan Unit kerja yang menangani serta mengelola laporan pengaduan tersebut adalah unit kerja Kepatuhan bersama unit kerja Internal Audit dan unit kerja Sumber Daya Manusia dan Umum.

Hasil dari Penanganan Pengaduan
Laporan ditindak lanjuti oleh unit kerja Internal Audit selaku investigator melalui sarana yang bersifat sangat rahasia bersama unit kerja Sumber Daya Manusia dan Umum.

Download