Eximbank Investasikan USD65 Juta ke Indoferro

Okezone.com, 28 Juli 2011. Indonesia Eximbank mengucurkan  investasi dan modal kerja kepada PT Indoferro sebesar USD65 juta. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh CEO Indonesia Eximbank I Made Gde Erata dengan Presiden Direktur PT Indoferro Radius Suhendra di kawasan pabrik Indoferro di Cilegon, Banten, Jawa Barat, hari ini.

Fasilitas pembiayaan ini diberikan Indonesia Eximbank untuk membangun pabrik pengolahan baja dasar (blast furnace) untuk mengolah bijih besi (iron ore) menjadi pig iron. Hasil pengolahan tersebut kemudian diekspor ke berbagai negara seperti Australia, China, India, Brazil, serta kawasan regional Asia.

I Made Gde Erata menyatakan, Indoferro merupakan yang pertama yang mencoba membawa industri baja dari hulu ke hilir dengan pengolahan baja dasar tersebut. "Proses tersebut sangat penting bagi industri-industri lain yang tergantung pada pig iron, dan layak dibantu," kata Erata, Rabu (27/7/2011). Erata menambahkan, semakin banyak industri pengolahan baja dasar akan mengurangi impor  dan meningkatkan produksi awal hasil tambang. "Dengan begitu, makin banyak nilai tambah produk-produk pertambangan di Indonesia," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Radius Suhendra menyatakan, kerja sama pemberian pinjaman modal kerja dari Indonesia Eximbank diharapkan dapat memperlancar pembangunan Indoferro. "Kami harap pembangunan pabrik dan produksi dapat direalisasikan dalam jangka waktu dekat," kata Radius.

Indoferro memiliki kapasitas produksi 500 ribu ton per tahun. Dia adalah perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi pig iron, bahan baku industri baja (steel mill), atau nickel pig iron (bahan baku stainless steel) yang mengolah batu-besi (iron ore) menjadi baja barang setengah jadi seperti besi beton, besi siku, hingga plat baja. Indoferro juga memproduksi nickel ore menjadi stainless steel. Selama ini iron ore diekspor langsung tanpa pengolahan lebih lanjut. Sementara, pabrik-pabrik baja di Indonesia masih mengimpor pig iron untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Indonesia Eximbank adalah lembaga keuangan khusus yang didirikan pemerintah untuk mendukung ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan dan asuransi, serta jasa konsultasi. Hingga Juni 2011, kinerja keuangan Indonesia Eximbank menunjukkan indikasi positif. Pembiayaan yang dikeluarkan pada semester pertama tumbuh 8,72 persen atau setara dengan Rp17,10 triliun dari sebelumnya Rp15,74 triliun per Desember 2010.

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2011/07/27/320/484784/eximbank-investasi...