Publikasi » Jurnal
Register  |  Login
 Jurnal
Terkini  Arsip  
Page >>  1
Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Oktober 2009
01 Desember 2009 (66 reads)
  • Nilai ekspor Indonesia Oktober 2009 mencapai US$11,88 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 20,72 persen dibanding ekspor September 2009. Sementara bila dibanding Oktober 2008 juga mengalami peningkatan sebesar 10,12 persen.
  • Ekspor nonmigas Oktober 2009 mencapai US$10,16 miliar, naik 25,54 persen dibanding September 2009, sedangkan dibanding ekspor Oktober 2008 meningkat 14,10 persen.
  • Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2009 mencapai US$92,03 miliar atau menurun 22,31 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapai US$78,24 miliar atau menurun 15,13 persen.
  • Peningkatan ekspor nonmigas terbesar Oktober 2009 terjadi pada mesin/peralatan listrik sebesar
    US$209,4 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$131,5 juta.
  • Ekspor nonmigas ke Jepang Oktober 2009 mencapai angka terbesar yaitu US$1,70 miliar, disusul
    Amerika Serikat US$976,1 juta dan Cina US$867,4 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,89 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa ( 27 negara ) sebesar US$1,27 miliar.
  • Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-Oktober 2009 turun sebesar 22,37 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, demikian juga ekspor hasil pertanian 7,39 persen, sebaliknya ekspor hasil tambang dan lainnya naik sebesar 27,04 persen.

    (baca atau download)
Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia September 2009
02 Nopember 2009 (45 reads)
  • Nilai ekspor Indonesia September 2009 mencapai US$9,83 miliar atau mengalami penurunan sebesar 6,75 persen dibanding ekspor Agustus 2009. Sementara bila dibanding September 2008 mengalamipenurunan sebesar 19,92 persen.
  • Ekspor nonmigas September 2009 mencapai US$8,13 miliar, turun 8,58 persen dibanding Agustus 2009sedangkan dibanding ekspor September 2008 menurun 17,25 persen.
  • Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-September 2009 mencapai US$80,13 miliar atau menurun 25,57 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapaiUS$68,11 miliar atau menurun 18,21 persen.
  • Penurunan ekspor nonmigas terbesar September 2009 terjadi pada lemak & minyak hewan/nabatisebesar US$417,7 juta, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$207,5 juta.
  • Ekspor nonmigas ke Jepang September 2009 mencapai angka terbesar yaitu US$1,09 milyar, disusulAmerika Serikat US$850,4 juta dan Cina US$704,3 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,51persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa ( 27 negara ) sebesar US$1,11 miliar.
  • Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-September 2009 turun sebesar 25,46 persendibanding periode yang sama tahun 2008, demikian juga ekspor hasil pertanian 10,72 persen, sebaliknyaekspor hasil tambang dan lainnya naik sebesar 25,46 persen.

    (baca atau download)
Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Agustus 2009
05 Oktober 2009 (195 reads)
  • Nilai ekspor Indonesia Agustus 2009 mencapai US$10,55 miliar atau mengalami peningkatan sebesar8,89 persen dibanding ekspor Juli 2009. Sebaliknya bila dibanding Agustus 2008 mengalami penurunansebesar 15,41 persen.
  • Ekspor nonmigas Agustus 2009 mencapai US$8,91 miliar, naik 8,76 persen dibanding Juli 2009sedangkan dibanding ekspor Agustus 2008 menurun 6,28 persen.
  • Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Agustus 2009 mencapai US$70,30 miliar atau menurun26,30 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapaiUS$60,01 miliar atau menurun 18,31 persen.
  • Peningkatan ekspor nonmigas terbesar Agustus 2009 terjadi pada lemak & minyak hewan/nabati sebesarUS$699,9 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesarUS$235,9 juta.
  • Ekspor nonmigas ke Jepang Agustus 2009 mencapai angka terbesar yaitu US$1,05 miliar, disusulAmerika Serikat US$930,7 juta dan Cina US$792,2 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,07persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa ( 27 negara ) sebesar US$1,35 miliar.
  • Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-Agustus 2009 turun sebesar 24,99 persen dibandingperiode yang sama tahun 2008, demikian juga ekspor hasil pertanian menurun 9,77 persen, sebaliknyaekspor hasil tambang dan lainnya naik sebesar 21,42 persen.
  • Menurut provinsi asal, ekspor Indonesia terbesar pada semester I tahun 2009 berasal dari Jawa Baratdengan nilai US$8,96 miliar (17,88 persen), diikuti Kalimantan Timur sebesar US$8,29 miliar (16,56 persen) dan Riau sebesar U$8,07 miliar (16,11 persen). Sumber: Badan Pusat Statistik.

(baca atau download)

Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Juli 2009
17 September 2009 (134 reads)
  • Nilai ekspor Indonesia Juli 2009 mencapai US$9,65 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 2,85persen dibanding ekspor Juni 2009. Sebaliknya bila dibanding Juli 2008 mengalami penurunan sebesar 22,98 persen.
  • Ekspor nonmigas Juli 2009 mencapai US$8,18 miliar, naik 3,14 persen dibanding Juni 2009 sedangkan dibanding ekspor Juli 2008 menurun 15,21 persen.
  • Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Juli 2009 mencapai US$59,72 miliar atau menurun 27,98 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor nonmigas mencapai US$51,08 miliar atau menurun 20,13 persen.
  • Peningkatan ekspor nonmigas terbesar Juli 2009 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$525,6 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada lemak & minyak hewan/nabati sebesar US$130,6 juta.
  • Ekspor nonmigas ke Jepang Juli 2009 mencapai angka terbesar yaitu US$974,3 juta, disusul Amerika Serikat US$942,7 juta dan Cina US$691,6 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 31,90 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa ( 27 negara ) sebesar US$1,11 miliar.
  • Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-Juli 2009 turun sebesar 26,64 persen dibandingperiode yang sama tahun 2008, demikian juga ekspor hasil pertanian menurun 11,69 persen, sebaliknya ekspor hasil tambang dan lainnya naik sebesar 19,79 persen. Sumber: Badan Pusat Statistik.

    (baca atau download)